Nganjuk – Kepala LKSA Panti Asuhan ‘Aisyiyah Kabupaten Nganjuk menghadiri kegiatan Parenting Persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 yang diselenggarakan pada Rabu, 11 Maret 2026 di Hall Ahmad Dahlan. Kegiatan ini diikuti oleh para wali murid serta pengasuh sebagai bentuk sinergi dalam mempersiapkan siswa menghadapi TKA.


Dalam kesempatan tersebut, Kepala MTs ‘Aisyiyah 1 Nganjuk menyampaikan informasi terkait teknis pelaksanaan TKA yang akan dilaksanakan pada 6–16 April 2026. Untuk memaksimalkan kesiapan siswa, madrasah telah menyiapkan beberapa tahapan latihan, di antaranya dua kali try out dan dua kali simulasi TKA. Selain itu, siswa juga akan mendapatkan satu paket soal try out sebagai bahan latihan tambahan.


Disampaikan pula kategori penilaian hasil TKA di MTs ‘Aisyiyah, yaitu:
Kategori Baik : nilai 7,5 ke atas
Kategori Cakap : nilai 5 – 7,5
Kategori Butuh Perhatian : nilai di bawah 5
Program bimbingan belajar (bimbel) akan terus dilaksanakan hingga menjelang pelaksanaan TKA pada bulan April 2026.


Dalam forum parenting tersebut, para narasumber juga menyampaikan beberapa hal yang perlu diperhatikan dan diwaspadai oleh orang tua maupun pengasuh. Di antaranya adalah menjaga kesehatan anak baik lahir maupun batin, mengontrol penggunaan gadget, serta memperhatikan fase pubertas yang sedang dialami siswa.
TKA tahun ini dilaksanakan berbasis komputer dengan durasi dua jam, sehingga siswa perlu dibiasakan berlatih menggunakan komputer serta mampu duduk dengan sikap yang benar selama ujian berlangsung.


Beberapa langkah antisipasi yang disarankan antara lain:
Memastikan siswa tidak terlambat saat pelaksanaan TKA.
Membangun mental dan kepercayaan diri anak.
Mulai 1 April, aktivitas anak di luar kegiatan belajar diharapkan dikurangi.
Mengawasi konsumsi makanan agar terhindar dari makanan tidak sehat.
Mengupayakan agar siswa tidak izin selama masa persiapan dan pelaksanaan TKA.
Pihak madrasah juga menyampaikan bahwa alat tulis akan disiapkan oleh madrasah. Selain persiapan akademik, orang tua dan pengasuh juga dianjurkan melakukan tirakat dan doa, agar anak-anak menjadi pribadi yang saleh serta diberikan hasil terbaik.


Dalam sesi materi, Pak Sumitro menyampaikan pesan kepada orang tua agar tidak memarahi anak di depan umum serta membiasakan anak membaca Al-Qur’an.
Perwakilan Majelis PAUD Dasmen juga menekankan pentingnya ketelitian siswa dalam mengerjakan soal TKA, memperbanyak literasi, menjaga ketenangan saat ujian, serta membiasakan tidur lebih awal.


Sementara itu, Pak Nur, Senior Pakar Pendidikan, mengingatkan beberapa kelemahan yang sering terjadi saat ujian, seperti siswa tidak menggunakan waktu secara penuh, kurang jeli dalam membaca soal, serta tidak memanfaatkan waktu secara optimal untuk melakukan perhitungan.
Melalui kegiatan parenting ini diharapkan terjalin kerja sama yang baik antara madrasah, orang tua dalam mendampingi siswa sehingga mereka dapat menghadapi TKA 2026 dengan lebih siap dan percaya diri.

By zuhdi

Kepala LKSA Panti Asuhan 'Aisyiyah Kabupaten Nganjuk